PRAKTEK STANDARD UNTUK PERSIAPAN SPESIMEN BETON TAHAN API DENGAN CARA PENGECORAN

1.       Ruang Lingkup

            1.1   Praktek ini meliputi pencampuran, pengecoran dan pendinginan pada specimen beton monolithic refractory untuk digunakan dalam percobaan selanjutnya.  Tidak dimaksudkan pada aplikasi gunning.

            1.2   Standard nilai diberikan dalam unit satuan inch-pound.  Nilai yang disampaikan dalam tanda kurung hanya sebagai informasi saja.

            1.3   Berbagai ukuran specimen dibutuhkan sebagai metode pengujian yang spesifik   

            1.4   Praktek standard ini tidak dimaksudkan untuk mengatasi masalah kemanan, jika ada, itu berhubungan dengan penggunaannya.   Menjadi tanggung jawab pelaksana standard ini untuk mendirikan praktek keselamatan dan kesehatan yang sesuai dan menentukan penerapan peraturan terbatas sebelum digunakan.

2.      Dokumen Referensi

            2.1   ASTM Standards:
            C 133 Metode Uji untuk Cold Crushing Strength dan Modulus of Rupture pada refractory.
            C 192 Praktek Pembuatan dan pendinginan specimen beton uji dalam Laboratorium

3.       Makna dan Penggunaan
3.1  Praktek ini digunakan untuk pencampuran standard, kondisi pencetakkan, penempatan dan pendinginan pada specimen beton refractory untuk digunakan sebagai pengujian dan evaluasi dibawah metode test yang lain.

4.                3.2  Praktek ini kondisi laboratorium standard untuk memproduksi specimen beton refractory untuk meminimalisir variasi laboratorium ke laboratorium dan tidak sama dengan kondisi di lapangan.

5.       3.3  Praktek ini dapat digunakan sebagai persiapan untuk pengujian specimen.

6.       4.   Peralatan dan Kondisi

7.                4.1  Kondisi Laboratorium – Suhu ruang laboratorium diatur antara 20 dan 27°C  dan kelembaban udara 40-60% untuk persiapan kondisi material dan peralatan, pengadukan dan pencampuran specimen uji cor.  Laporan hasil uji fisik  temperature dan kelembaban udara jika ada yang lain selain yang ditentukan.

8.                4.2  Keseimbangan – skala ukuran harus 0.2% dari ukuran batch terkait.

9.                4.3  Mixer castable – mixer elektrik sebaiknya digunakan untuk mempersiapkan batch castable specimen pengecoran.  Sebuah mangkuk pencampur kapasitas 2 ft³ atau pencampur beton 2½-fr³ yang cukup untuk mencampur castable sebanyak 1 ft³.  Batch terkecil membutuhkan ruang 25 mm² dapat dicampur dalam mnagkuk kapasitas 0.10-ft³ disediakan dengan dudukan mixer.   Ukuran mangkuk mixer berisi 50-70% volume muatan batch yang kering.

Catatan 1.:  Variasi kebutuhan air castable menjadi lebih significan sesuai dengan penurunan 40% volume muatan karena air yang dibutuhkan untuk membasahi permukaan mangkuk berubah lebih cepat seiring dengan pengurangan volume muatan.

4.4  Penyekat Cetakan – Metal, 2 set atau lebih seperti pada gambar 2 dan 3, Kebutuhan ukuran specimen casting untuk uji  fisik benda secara khusus (Lihat catatan 8).  Plat depan ditahan oleh clamp kuncian tarik.
4.4.1  Sebagai desain alternative  25mm batangan persegi.

       

Save

Save

Save

Save